Latest Post

Sistem Penunjang Keputusan

| Jumat, 30 Desember 2011
Baca selengkapnya »
Definisi :
Sistem Komputer yang interaktif yang membantu pembuatan keputusan dalam menggunakan dan memanfaatkan data dan model untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur.

Tujuan
 Memberikan dukungan untuk pembuatan keputusan pada masalah yang semi/tidak terstruktur.
 Memberikan dukungan pembuatan keputusan kepada manajer pada semua tingkat dengan membantu integrasi antar tingkat.
 Meningkatkan efektifitas manajer dalam pembuatan keputusan dan bukan peningkatan efisiennya.

Karakteristik SPK
 Adaptability
 Flexibility
 User friendly
 Support Intelligence, design, choice
 Effectiveness

Tiga Tingkat Teknologi SPK
1. Spesific DSS
Merupakan hardware/software yang memungkinkan seseorang/ sekelompok orang pengambil keputusan melakukan analitis terhadap suatu masalah tertentu.
2. DSS Generator
Suatu paket hardware/software yang mampu secara cepat dan mudah membuat specific DSS
3. DSS Tools
Hardware /software yang membantu pembuatan specific DSS/Generator DSS

Manfaat SPK
 Meningkatkan jumlah alternatif yang dipilih
 Pemahaman yang lebih baik tentang bisnis
 Respon yang cepat terhadap situasi yang tidak diharapkan.
 Kontrol yang lebih baik

Komponen Arsitektur SPK
1. Komponen Data
 Sumber data
 Kontribusi vendor
2. Komponen Dialog
 Knowledge Base
 Bahasa Tindakan
 Bahasa Representasi
3. Komponen Model
 Model Optimasi
 Model Deskriptif
 Model Probabilistik
 Model Deterministik

Perbedaan SIM, SPK, EDP
1. SIM
 Fokus pada pengorganisasian informasi dari perusahaan
 Alur informasi terstruktur
 Aktifitas : tanya jawab & penyusunan laporan
2. SPK
 Mengkhususkan pada pengambilan dari pada manajer tingkat atas.
 Menekankan pada fleksibilitas, adaptibilitas dan mampu memberi respon dengan cepat.
 User memiliki kontrol penuh dalam berinteraksi

3. EDP
 Fokus pada data
 Proses transaksi yang efisien
 Mengintegrasi file-file dari pekerjaan sejenis
 Membuat ringkasan untuk laporan bagi manajemen.

Sistem Penunjang Keputusan

Posted by : Unknown on :Jumat, 30 Desember 2011 With 0komentar

Teknologi Informasi Sebagai Keunggulan Kompetitif Sumber Daya Informasi

|
Baca selengkapnya »
Usaha awal dalam manajemen informasi terfokus pada data. Usaha tersebut sejalan dengan meluasnya penggunaan system manajemen database atau DBMS. Kita dapat mengelola informasi dengan mengelola sumber daya yang menghasilkan informasi. Dengan kata lain, dari pada berkonsentrasi pada input (data) dan output (informasi), perhatian seharusnya juga diberikan pada pengolah informasi yang mengubah input menjadi output. Pengolah ini meliputi perangkat keras dan perangkat lunak, serta orang yang mengembangkan, mengoperasian, dan menggunakan system.

Jenis-jenis Sumber Daya Informasi
Sumber Daya Indormasi terdiri dari:
Perangkat keras computer
Perangkat lunak computer
Para spesialis informasi
Pemakai
Fasilitas
Database Informasi

Saat para manajer perusahaan memutuskan untuk menggunakan informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif dan mereka harus menyadari setiap elemen tersebut sebagai sumber daya informasi. Contohnya manajer harus mengerti bahwa pegawai yang mampu menerapkan computer untuk permasalahan bisnis adalah sumber daya yang berharga demikian pula dengan para pemakai di lingkungannya, lalu perusahaan mengelola sumber daya tersebut untuk mencapai hasil yang dinginkan.

Perencanaan Strategis Sumber Daya Informasi

Kumpulan strategi informasi merupakan istilah dari rencana-rencana strategis, pendekatan yang dianjurkan adalah mendasarkan rencana terseebut sepenuhnya pada tujuan strategis perusahaan.


Pendekatan SPIR

Solusi untuk masalah tidak memadainya sumber daya informasi adalah perencanaa strategis sumber daya informasi atau SPIR. Saat perusahaan menerapkan SPIR rencana strategis untuk bersamaan. Rencana perusahaan mencerminkan dukungan yang dapat disediakan oleh jasa informasi dan rencana jasa informasi mencerminkan kebutuhan dukungan system dimasa depan.

informasi dan rencana strategis untuk perusahaan dikembangkan
secara bersamaan.


Isi Rencana Strategis Sumber Daya Informasi

Tiap perusahaan akan mengembangkan suatu rencana strategis sumber daya informasi yang memenuhi kebutuhan sendiri. Namun, kita dapat mengidentifikasi sejumlah topic utama yang tercakup. Intinya rencana ini harus menjelaskan: (1) tujuan-tujuan yang akan dicpaai oleh tiap subsistem CBIS selama periode tercakup dalam jangka waktu perencanaan, (2) sumber daya informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.


End User Computing sebagai Masalah Strategis

Tidak semua orang yang ikut serta dalam EUC memiliki tingkat pengetahuan computer yang sama. Pemakai tingkat akhir dapat dikelompokan menjadi empat, yaitu :
ü Pemakai Akhir Tingkat Menu
ü Pemakai Akhir Tingkat Perintah
ü Pemakai Akhir Tingkat Programer
ü Pemakai Akhir Tingkat Fungsional


Jenis-jenis Aplikasi Pemakai Akhir

Sebagian besar aplikasi end user computing telah dibatasi pada:
Sistem pendukung keputusan (DSS) yang relative mudah
Aplikasi otomastis kantor yang memenuhi kebutuhan perseorangan

Selebihnya adalah tanggung jawab spesialis informasi untuk bekerja sama dengan pemakai dalam mengembangkan:
Aplikasi SIM dan SIA
DSS yang kompleks
Aplikasi otomatis kantor yang memenuhi kebutuhan organisasional
Sistem pakar


Manfaat End User Computing

EUC memberikan manfaat bagi perusahaan dalam dua cara utama: EUC memindahkan sebagian beban kerja pengembangan system kepada pemakai serta EUC menghulangkan atau mengurangi kesenjangan komunikasi antara pemakai dan spesialis informasi.

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

|
Baca selengkapnya »
Bagi kebanyakan orang, istilah sistem menimbulkan gambaran mental tentang komputer dan program. Kenyataanya, istilah ini memiliki makna yang lebih luas.

Tanpa memperhatikan asal usulnya, sebuah sistem memiliki beberapa elemen yang sama. Yaitu Sebuah sistem adalah sekelompok dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama (commom purpose) (James A. Hall, 2001: 5).

Menurut Mulyadi (1999) didefinisikan sebagai kelompok unsur yang erat berhubungan satu sama lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.


Sedangkan Walkinson (1999) menguraikan sistem dengan sebuah kerangka (framework) yang terintegrasi satu atau beberapa tujuan. Sistem akan mengkoordinasikan sumber daya yang diperlukan untuk mengolah memasukkan menjadi keluaran atau hasil.


Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa suatu sistem terdiri atas beberapa unsur yang disebut subsistem, yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien.


Hubungan antara subsistem ini berupa komunikasi informasi yang relevan sehingga secara bersama-sama dapat mencapai tujuan sistem.


Tujuan sistem secara keseluruhan dapat tercapai apabila setiap subsistem dapat mencapai tujuan operasionalnya masing-masing.


Informasi adalah data yang diproses lebih jauh sehingga mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai “nilai pengaruh” atas tindakan-tindakan, keputusan-keputusan sekarang atau masa yang akan datang (Davis dan Olson,1985).


John Burch dan Gary Grudnitsky (1986) mendefinisikan informasi sebagai berikut: informasi adalah data yang telah diletakkan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan didalam pembuatan keputusan.

Menurut George H. Bodnar (1980): informasi adalah data yang berguna.

Barry E. Cushing (1974): informasi menunjukkan hasil dari pengolahan data yang diorganisasikan dan berguna kepada orang yang menerimanya.


Dapat di ambil kesimpulan bahwa informasi adalah:

Data yang diolah
Menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya
Menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) dan kesatuan nyata (fact dan entity)
Digunakan untuk pengambilan keputusan Kualitas informasi dapat berpengaruh terhadap kemampuan pengambilan keputusan untuk menggunakan substansi informasi dalam pembuatan keputusan yang tepat. Kualitas informasi meliputi unsur:
Relevan: informasi yang relevan berkaitan dengan sejauh mana informasi dapat membuat perbedaan untuk alternatif pengambilan keputusan.
Akurat: keakuratan informasi berkaitan dengan ketepatan dan keandalan informasi tersebut, sehingga informasi yang akurat berarti bebas dari kesalahan dan tidak menyesatkan pemakai informasi.
Tepat waktu: ketepatan waktu sebuah informasi berhubungan dengan kapan informasi tersebut tersedia.
Ringkas: keringkasan sebuah informasi berarti informasi tersebut sudah digolongkan dan disajikan dalam format yang tidak terlalu detail.
Kejelasan: informasi yang jelas menunjukkan tingkat kemampuan informasi untuk dapat dimengerti oleh pemakainya.
Dapat diukur (quantify ability): berhubungan dengan konsep pengukuran informasi–informasi yang dapat diukur akan menambah nilai informasi tersebut.
Konsisten: konsistensi sebuah informasi berhubungan dengan kemampuan informasi untuk dibandingkan dengan informasi sejenis dengan waktu yang berbeda.

Perubahan-perubahan Akibat Komputerisasi

Dengan diterapkannya sistem komputerisasi pada sebuah sistem , maka akan terjadi beberapa perubahan-perubahan. Kalau penerapan komputer sudah penuh (fully computerized) dan cara manual sudah betul-betul ditinggalkan, maka perubahan-perubahan yang terjadi cukup dramatis, yaitu :


Perubahan Terhadap Struktur Organisasi
Pada perusahaan yang besar, penerapan komputer akan menimbulkan suatu departemen yang baru, yaitu departemen pengolahan data elektronik atau departemen sistem informasi.

Penerapan komputer juga dapat membawa perubahan dari struktur organisasi desentralisasi menjadi sentralisasi. Dengan komputer dan alat-alat komunikasi, maka dapat dilakukan pengiriman data dari satu tempat ke tempat yang lainnya, sehingga data dapat dipusatkan di satu tempat untuk diolah.


Perubahan Terhadap Simpanan Data
Pada sistem manual data dicatat di jurnal dan ledger (buku besar dan buku pembantu). Pada sistem komputer, data disimpan di file dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin (machine readable form) seperti misalnya disk magnetik atau pita magnetik dan tidak terbaca oleh mata manusia biasa.


Perubahan Pemrosesan Volume Data Besar yang Rutin
Perubahan ini mempunyai pengaruh yang cukup besar, karena komputer dapat beroperasi dengan lebih cepat, lebih tepat dan tidak mengenal lelah. Kalau manusia lelah, maka cenderung akan membuat kesalahan, karena mentalnya melemah (mental fatique). Sedang komputer tidak mempunyai mental, hanya mempunyai metal, sehingga hanya salah kalau komponenya saja yang rusak (metal fatique).


Perubahan Terhadap Ketersediaan Informasi
Perubahan ini mempunyai pengaruh yang cukup besar karena komputer dapat menyediakan informasi pada saat yang dibutuhkan


Perubahan dalam Pengendalian Intern
Dengan diterapkannya komputer, maka pengendalian intern akan mengalami perubahan.


End-User Computing

End-user computing yang disingkat dengan EUC adalah Pengguna komputer secara langsung oleh seseorang untuk menyelesaikan masalah yang memerlukan computer based solution dengan cepat (Horrison dan Rainer, 1992) Pemanfaatan komputer oleh pemakai (Bodnar, 1996). Raymond (1996) end-user computing adalah pengembangan seluruh atau sebagian sistem oleh pemakai akhir. Pemakai akhir menurut John F. Rockart dan Lauren S. Flannery (1983) dikelompokkan menjadi empat golongan berdasarkan kemampuan komputer mereka, antara lain:


1. Pemakai Akhir Tingkat Menu (menu-level-end-user)

Sebagai pemakai akhir tidak mampu menciptakan perangkat lunak mereka sendiri, tetapi dapat berkomunikasi dengan perangkat lunak jadi (prewritten software) dengan menggunakan menu-menu yang ditawarkan, seperti yang ditampilkan oleh perangkat lunak berbasis windows.

2. Pemakai Akhir Tingkat Perintah (command-level-end-user)

Sebagai pemakai akhir mempunyai kemampuan menggunakan perangkat lunak jadi yang lebih dari sekedar menu-menu. Para pemakai akkhir ini dapat menggunakan bahasa perintah dari perangkat lunak untuk melaksanakan operasi aritmatika dan logika pada data.


3. Pemakai Akhir Tingkat Programer (end-user programmer)

Sebagai pemakai akhir menggunakan bahasapemrosesan seperti HTML (Hyper Text Markup Language), Visual Basic, Java Script, serta mengembangkan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri.

4. Personil Pendukung Fungsional (functional support personnel)

Di sejumlah perusahaan, spesialis informasi adalah anggota unit-unit fungsional dan bukannya di unit jasa informasi. Personil pendukung fungsional ini adalah spesialis informasi dalam arti sesungguhnya, tetapi mereka berdedikasi pada area pemakai tertentu dan melapor pada manajer fungsional mereka.


Faktor Personality

Faktor personality meliputi computer anxiety, computer attitudes, dan math anxiety. Personality disini merefleksikan perasaan individu mengenai komputer dan

penggunaannya (Igbaria dan Pasuraman, 1989). Horrison dan Rainer (1992) membaginya menjadi beberapa tipe keinginan dan sikap yang meliputi:


1. Computer Anxiety

Computer anxiety menunjukkan kecederungan seseorang untuk menjadi susah, khawatir atau ketakutan mengenai penggunaan komputer dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang (Igbaria, 1998). Horrison dan Rainer (1992) mengatakan terdapat dua sikap yang berhubungan dengan computer anxiety yaitu fear dan anticipation. Sebenarnya computer anxiety menunjukkan suatu tipe stress tertentu, karena computer anxiety itu berasosiasi dalam menggunakan komputer dan penolakan terhadap mesin.

2. Computer Attitudes

Pendapat Fishbeir (1967) dalam Roseno (2002) mendefinisikan “attitudes is a mental and state of readiness, organized trough experience exerting a directive or dynamic influence upon the individual’s respones to all objects and situation which related”.

artinya bahwa sikap merupakan suatu mental dan pengetahuan perasaan yang diperoleh melalui pengalaman yang kadang mendorong adanya respon individual terhadap suatu obyek atau situasi yang berkaitan. Computer attitudes menunjukkan reaksi atau penilaian seseorang terhadap komputer berdasarkan kesenangan atau ketidaksenangannya terhadap komputer. Dengan kata lain secara umum computer attitudes menunjukkan perasaan kesenangan atau ketidaksenangan seseorang terhadap beberapa obyek stimulus (Horrison dan Rainer, 1992), menunjukkan bahwa ada tiga hal atau sikap yang terkait dengan computer attitudes yaitu pessimism, optimism, dan intimidation.

3. Math Anxiety

Math anxiety merupakan ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran yang berhubungan secara khusus dengan matematika (Trisnawati dan Permatasari, 2000). Howard (1986) menemukan suatu hubungan positif antara math performance dengan sikap terhadap komputer. Penelitian lain mengemukakan bahwa math anxiety mempunyai pengaruh langsung dengan computer anxiety dan pengaruh tidak langsung dengan computer attitudes (Igbaria, 1992)

DAFTAR PUSTAKA

Algifari, (2000), “Analisis Regresi Teori, Kasus dan Solusi”, Yogyakarta: BPFE.
Geger Riyanto. 2005. Teknologi Informasi, Inovasi bagi Dunia Pendidikan.
http://www.pendidikan.net/______. 2003. Pendidikan Berparadigma Ganda.
www.detikcom______. 2005. Road Show Workshop TI Mengenal Lebih Dekat Teknologi Informasi.
Horrison A.W. and Rainer K. R., “The Influence of Individual Differences on Skill End-User Computing”. Juornal of Management Information System.
Rifa, Dandes, dan Gudono, M., (1999). “Pengaruh Faktor Demografi dan Faktor Personality dalam End-User Computing”.
Roseno P. W., (2002), “Pengaruh Faktor Demiografi dan Personality terhadap Keahlian dalam End-User Computing Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum.
Rina Trisnawati dan Shinta Permatasari, (2000), “Pengaruh Faktor PersonalityTerhadap Keahlian Dalam Menggunakan Komputer” Empirika,.

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

Posted by : Unknown on : With 0komentar

Manfaat dan Etika Sistem Informasi

| Rabu, 28 Desember 2011
Baca selengkapnya »
• Definisi sistem informasi manajemen
istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”.

• Konsep Dasar Informasi
Terdapat beberapa definisi,antaralain :
1. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
2. Sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Sebagai contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan.
3. Data organized to help choose some current or future action or nonaction to fullfill company goals (the choice is called business decision making)
• Fungsi Manfaat Sistem Informasi Manajemen
Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajamen, maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
Sehingga SIM adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi.
Beberapa manfaat atau fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2. Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6. Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7. Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
8. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
9. Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.









• Etika Sistem Informasi
Sistem informasi memiliki pengertian suatu sistem yang berbasis komputer yang memberikan informasi bagi pengguna dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sedangkan sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang menyediakan informasi yang digunakan untuk mendukung suatu operasi, manajemen, serta pengambilan keputusan suatu organisasi.
Pengembangan sistem informasi manajemen memerlukan sejumlah orang yang berketerampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerukan partisipasi dari para manajer organisasi. Sistem informasi manajemen yang baik adalah yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh dan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.
Sistem informasi mempunyai 3 tugas utama dalam sebuah organisasi, yaitu :
1. Mendukung kegiatan-kegiatan usaha/operasional
2. Mendukung pengambilan keputsan manajemen
3. Mendukung persaingan keuntungan strategis
Dalam suatu masyarakat yang memiliki kesadaran sosial, tentunya setiap orang diharapkan dapat melakukan apa yang benar secara moral, etis dan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.
Program etika adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan pernyataan komitmen. Suatu aktivitas yang umum adalah pertemuan orientasi yang dilaksanakan bagi pegawai baru. Selama pertemuan ini, subyek etika mendapat cukup perhatian.
Contoh lain dari program etika adalah audit etika. Dalam audit etika, seseorang auditor internal mengadakan pertemuan dengan seorang manajer selama beberapa jam untuk mempelajari bagaimana unit manajer tersebut melaksanakan pernyataan komitmen. Kode etik khusus instansi, Banyak instansi telah merancang kode etika mereka sendiri. Kadang-kadang kode ini diadaptasi dari kode etik dari organisasi sejenis.

Manfaat dan Etika Sistem Informasi

Posted by : Unknown on :Rabu, 28 Desember 2011 With 0komentar

Komputer Sebagai Alat Pemecah Masalah

|
Baca selengkapnya »
Komputer merupakan sebuah sistem, kombinasi beberapa komponen yang saling berhubungan yang melaksanakan fungsi dasar sistem, yaitu masukan, keluaran, proses, penyimpanan dan pengawasan.
• Sistem perangkat keras
sistem perangkat keras dari komputer yang memiliki fungsi :
1. Input (Masukan), perangkat masukan data pada komputer meliputi ; keyboard, touch screen, mouse dan optical scanner. Peralatan tersebut mengkonversikan data kedalam bentuk elektronik yang dapat dimengerti oleh mesin baik langsung maupun tidak langsung.
2. Processing (Pemrosesan), CPU merupakan komponen utama pemrosesan dalam sistem komputer.
Arithmetic Logical Unit (ALU) merupakan bagian utamanya, menampilkan operasi aritmatika dan fungsi logika yang diperlukan dalam pemrosesan komputer.
3. Output (Keluaran), peralatan keluaran pada komputer meliputi layar monitor, dan audio.
Mengkonversikan informasi elektronik kebentuk yang dapat dimengerti oleh manusia.
4. Storage (Penyimpanan), tempat penyimpanan utama pada komputer adalah primary storage unit dan penyimpanan kedua dapat berupa magnetik disc. Tempat penyimpanan ini berfungsi untuk menyimpan data dan program.
5. Control (Pengawasan), unit control pada CPU bertugass untuk menginterpretasikan instruksi dan mentransimisikannya ke komponen-komponen yang dimaksud.
• Sistem Operasi dan Aplikasi
Secara umum, software di klasifikasikan menjadi 2, yaitu :
1. System software, yaitu program yang mengatur dan mendukung sumberdaya dan operasi dari sistem
komputer dalam melaksanakan berbagai proses informasi.

2. Application software, yaitu program yang secara secara langsung melaksanakan tugas tertentu (aplikasi) yang memenuhi kebutuhan informasi pengguna sistem.
• Operating System
Sistem operasi merupakan paket software yang paling penting pada komputer. Sistem operasi merupakan program yang terintegrasi yang mengatur kerja CPU, mengatur sumberdya input/output dan penyimpanan, mengatur aktivitas komputer dan menyediakan dukungan layanan pada saat mengeksekusi aplikasi bagi pengguna sistem.
Sistem operasi melaksanakan 3 fungsi utama manajemen dalam kerja komputer :
1. Pengaturan kerja (job management), yaitu mempersiapkan, penjadwalan, dan pengawasan kerja untuk proses yang berkelanjutan. Pengaturan kerja ini disediakan oleh suatu sistem program yang terintegrasi yang menjadwalkan dan mengarahkan alur kerja sistem komputer.
2. Pengaturan sumberdaya (resource management), yaitu mengawasi penggunaan sumberdaya sistem komputer yang digunakan oleh manajemen basis data, telekomunikasi dan sistem software lainnya, termasuk program aplikasi yang sedang dieksekusi. Sumberdaya meliputi; tempat penyimpanan primary dan secondary, waktu proses CPU, dan peralatan input/output.
3. Pengaturan data (data management), yaitu pengawasan data yang masuk dan keluar, ke dan dari sistem, penyimpanan dan pengambilan data. Pada beberapa sistem operasi, program yang menjalankan fungsi ini disebut dengan input/output controlling system (IOCS).
• Komunikasi Data
Perubahan industri telekomunikasi dan teknologi, menyebabkan perubahan penggunaan telekomunikasi dalam dunia bisnis. Fungsi telekomunikasi organisasi tidak lagi hanya melalui sambungan telepon, tetapi menjadi sebuah sistem yang terintegrasi dengan sistem informasi perusahaan yang bertujuan untuk menurunkan biaya, meningkatkan proses operasional, penggunaan sumberdaya bersama, dan pengembangan produk juga layanan baru.
• Model jaringan telekomunikasi terdiri dari 5 komponen dasar, yaitu:
1. Terminal, seperti video dan workstation, atau peralatan input/output apapun yang menggunakan jaringan telekomunikasi untuk memindahkan, atau menerima data. Termasuk mikrokomputer, telepon, dan terminal transaksi.
2. Telecommunication Processor, mendukung pemindahan dan penerimaan data antar terminal dan komputer. Contohnya ; modem, multiplexter (membagi 1 jalur komunikasi menjadi beberapa jalur), dan front end processor (menangani lalu lintas komunikasi data yang masuk dan keluar bagi host komputer).
3. Telecommunication Channels and Media, yaitu melalui perangkat/media apa data di peindahkan dan diterima. Telecommunication channel menggunakan kombinasi beberapa media, seperti kabel jaringan, kabel FO, sistem gelombang mikro, dan sistem satelit komunikasi untuk menghubungkan beberapa komponen dalam jaringan telekomunikasi.
4. Computer, dari berbagai jenis yang terkoneksi dengan jaringan telekomunikasi sehingga dapat melakukan pemrosesan informasi.
5. Telecommunication Control Software, terdiri dari program-program pada sisi host, komputer pengatur telekomunikasi dan komputer end user. Telecommunication Control Software mengatur aktivitas telekomunikasi input/output dan mengatur fungsi jaringan telekomunikasi.
• Aplikasi Komunikasi
Tipe-tipe Jaringan Telekomunikasi
Terdapat 2 tipe dasar dalam jaringan telekomunikasi
1. 1. Local Area Networks (LAN), menghubungkan peralatan pemrosesan informasi dalam area terbatas seperti gedung perkantoran, pabrik atau satu lokasi terbatas lainnya.
2. 2. Wide Area Networks (WAN), jaringan yang meliputi area yang relatif lebih luas, seperti kota, sehingga memungkinkan pemindahan dan penerimaan data antar kantor atau bahkan antar kota.

Komputer Sebagai Alat Pemecah Masalah

Posted by : Unknown on : With 0komentar

Sistem Pengolahan Data

|
Baca selengkapnya »
Sistem yang melakukan tugas pengolahan data adalah sistem pengolahan data. Dalam pandangan kita, sistem pengolahan data adalah sama dengan sistem akuntansi. Pandangan ini didasarkan pada kenyataan bahwa pada mulanya komputer hanya diterapkan untuk tugas akuntansi dan, penggunaanya disebut pengolahan data elektronik atau EDP.
 TUJUAN PENGOLAHAN DATA
Tujuan pengolahan data adalah untuk menghasilkan dan memelihara record perusahaan yang akurat dan up to date.
 TUGAS PENGOLAHAN DATA
Tanpa memandang apakah sistem pengolahan data berupa manual, key driven komputer atau kombinasi, ada empat tugas dasar yang dilakukan
 Pengumpulan data
Sepanjang perusahaan memberikan barang dan jasa dan kepala lingkunganya, tiap tindakanya ini digambarkan dalam record data. Jika tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan, hal ini disebut transaksi.
 Pengubahan data
diperlukan untuk mengubah data untuk mentranformasikannya menjadi format yang dapat digunakan.
 Penyimpanan data
Pada perusahaan kecil, ada ratusan transaksi dan tindakan tiap harinya sedangkan diperusahan yang lebih besar, mungkin saja ada ribuan.
Epson, misalnya, menyatakan bahwa tiap sepuluh detik, salah satu dari pelanggannya memasang atau menginstal komputer atau printer Epson.
 Pembuatan dokumen
Sistem pengolahan data menghasilkan output yang dibutuhkan oleh perorangan atau kelompok baik yang berada didalam atau diluar perusahan.


 Jenis pengolahan data :
Sistem manual.
Sistem pertama adalah manual sistem ini hanya terdiri atas orang pulpen, pensil, dan buku besar (ledger) untuk membuka entri. Buku besar menggambarkan record dari operasi perusahaan.
Mesin Keydriven,
Penemuan mesin ini seperti cash register, mesin ketik dan kalkulator meja meringankan tugas pengurusan data yang besar.
Mesin punched card,
Dengan cara yang sama sejumlah organisasi yang besar mencatat transaksi mereka dalam bentuk punched card (kartu berlubang) dan menggunakan mesin puched card pemeliharaan dan pengolahan file yang penting.
Komputer.
Sekarang, semua organisasi yang besar dan sebagian besar organisasi yang lebih kecil mengandalkan komputer untuk melakukan mayoritas pengolahan data mereka.

Sistem Pengolahan Data

Posted by : Unknown on : With 0komentar

Siklus Hidup Sistem

|
Baca selengkapnya »
Siklus hidup sistem (system life cycle – SLC) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. Di dalam system informasi sering terjadi kegagalan besar. Ini disebabkan tidak adanya atau buruknya teknik pengembangan system. Karena kegagalan tersebut kesadaran akan pentingnya pengembangan system mulai dikembangkan dengan menerapkan system life cycle atau biasa disebut daur hidup system informasi.
Istilah daur hidup (life cycle) tersebut digunakan untuk menjelaskan tahap-tahap dan langkah-langkah pengembangannya. Daur hidup system informasi terletak pada system informasi tersebut. Maka hendaklah kita sebagai pembuat system memahami daur tersebut. Daur hidup system informasi sering dikaitkan dengan system engineering, maka disini penulis akan sedikit menerangkan kedua system tersebut.

Ø Dilakukan dengan strategi Top-Down Design.
Tahapan dari siklus hidup sistem yaitu :
1. Tahap Perencanaan
2. Tahap Analisis
3. Tahap Rancangan
4. Tahap Penerapan
5. Tahap Penggunaan

Siklus hidup sistem yang pertama dikelola oleh manajer unit jasa informasi, dibantu oleh manajer dari analisis sistem, pemrograman dan operasi. Namun kecenderungan saat ini, meletakkan tanggung jawab pada tingkat yang lebih tinggi dan lebih rendah. Ada tiga tingkatan besar (hirarki) dari manajemen siklus hidup sistem, yaitu :

A. Tanggung Jawab Eksekutif
Ketika sistem memiliki nilai strategis atau mempengaruhi seluruh organisasi, direktur utama atau komite eksekutif mungkin memutuskan untuk mengawasi proyek pengembangannya. Ketika lingkup sistem menyempit dan folusnya lebih operasional kemungkinan besar kepemimpinan akan dipegang oleh eksekutif tingkat yang lebih rendah, seperti wakil direktur utama, direktur bagian administrasi, dan CIO.
B. Komite Pengarah SIM (steering committee MIS – SC MIS)
Banyak perusahaan membuat suatu komite khusus, di bawah tingkat komite eksekutif, yang bertanggung jawab atas pengawasan seluruh proyek sistem. Jika tujuan komite tersebut adalah memberikan petunjuk, pengarahan dan pengendalian yang berkesinambungan, dalam rangka penggunaan sumber daya komputer perusahaan maka komite tersebut dinamakan Komite Pengarah SIM.

Komite Pengarah SIM melaksanakan tiga fungsi utama, yaitu :
a. menetapkan kebijakan
b. menjadi pengendali keuangan
c. menyelasaikan pertentangan
Keuntungan yang dicapai :
Ø Semakin besar kemungkinan komputer akan digunakan untuk mendukung pemakai di seluruh perusahaan.
Ø Semakin besar kemungkinan proyek-proyek komputer akan mempunyai perencanaan dan pengendalian yang baik
C. Kepemimpinan Proyek
Komite pengarah SIM yang terlibat langsung dengan rincian pekerjaan, tanggung jawabnya ada pada Tim Proyek. Tim proyek mencakup semua orang yang ikut serta dalam pengembangan sistem berbasis komputer.

Ø Keuntungan dari melaksanakan suatu program CBIS adalah :

1. Menentukan lingkup proyek
2. Mengenali berbagai area permasalahan
3. Mengatur urutan tugas
4. Memberikan dasar untuk pengenalian





Ø Langkah- langkah Tahap perencanaan :

- Menyadari Masalah
- Mendefinisikan masalah
- Menentukan tujuan sistem
- Mengidentifikasi Kendala
- Membuat Studi kelayakkan
- Mempersiapkan penelitian sistem
- Menyetujui atau menolak penelitian
- Menetapkan mekanisme Pengendalian.
Ø Langkah - langkah Tahapan Analisis.
- Penelitian sistem
- Mengorganisasikan Tim Proyek
- Mendefinisikan Kebutuhan Informasi
- Mendefinisikan kriteria kinerja Sistem
- Usulan Rancangan
Ø Langkah-langkah tahapan rancangan.

- Menyiapkan Rancangan terperinci
- Mengidentifikasikan alternatif rancangan konfigurasi sistem.
- Mengevaluasi alternatif konfigurasi sistem.
- Memilih konfigurasi terbaik.
- Menyiapkan Usulan penerapan.
Ø Langkah-langkah tahapan Implementasi
- Merencanakan Penerapan.
- Mengumumkan Penerapan
- Mendapatkan Hardware.
- Mendapatkan Software.
- Menyiapkan Database.
- Menyiapkan Fasilitas Fisik.
- Mendidik User dan Peserta.
- Masuk ke sistem baru.

Ø Langkah-langkah Tahapan penggunaan.
- Menggunakan Sistem.
- Audit Sistem.
- Memelihara Sistem, Dilakukan Untuk 3 alasan.
- Memperbaiki kesalahan.
- Menjaga kemuktahiran sistem.
- Meningkatkan kineraja sistem.

Siklus Hidup Sistem

Posted by : Unknown on : With 0komentar
Next → ← Prev
▲Top▲